Catatan penting dalam membangun Warnet

Untuk meminimalkan maintenance warnet serta memaksimalkan koneksi yang dimiliki, lengkapi warnet dengan software :

1. Gunakan DNS Server sendiri yang berfungsi sebagai forward server ke luar jaringan kita. Dengan penggunaan forward DNS server ini, komputer user akan lebih cepat me-loadig halaman yang dibuka nya. Karena proses translasi alamat web ke ip address cukup dilayani denga local server DNS ini.

Contoh software : Microsoft DNS Server, Ubuntu Server, dll

2. Gunakan Proxy server sendiri sehingga web page yang paling sering dikunjungi oleh user akan loading lebih cepat. Setidaknya hampir 40% bandwidth yang kita miliki lebih hemat!

Contoh Software : Microsoft ISA Server, Squid, WinProxy, Wingate, dll

3. Gunakan billing software yang handal, minimal dalam beban jaringan. Karena jaringan local kita sudah sibuk dengan request2 internet dari cpu user.

Contoh Software : Cafesuite, Cafezee, SmartLaunch, dll

4. Gunakan software ‘pembeku’, yang berfungsi untuk mengunci software yang sudah kita pasang dengan baik. Karena komputer user adalah komputer public – diperlukan tindakan ini untuk mengembalikan keadaan software ke standar kita setiap pertama kali komputer dijalankan.

Software : Instant Recovery, Deep Freeze, Microsoft Steady State, dll

5. Gunakan software pembatas yang fleksibel untuk aktifitas user dalam hal operasi tulis ke hardisk komputer, sebagai pengganti software Anti Virus. Meskipun anti-virus cukup mumpuni dalam mencegah virus komputer, namun efek samping dari software2 ini adalah : kita harus selalu meng-update – setidaknya dalam periode tertentu, membebani resource komputer, dan (mungkin) membebani jaringan local kita.

Contoh Software : Cafesuite, AntiExe, dll

6. Gunakan computer client yang seragam : motherboard, harddisk, vga, dll. Sehingga kita memiliki image cloning yang sama dari tiap komputer.  Sehingga memudahkan kita dalam menginstalasi setiap software. Kita hanya memasang software2 di satu komputer – komputer lainnya hanya tinggal meng’cloning’ komputer tersebut

Contoh Software Cloing : Ghost 4 U (g4u), Norton Ghost, PING (Partition image Is Not Ghost), dll.

-

Demikian catatan penulis, setidak nya sudah diterapkan di beberapa warnet penulis. Alhamdulillah sangat minim sekali dalam maintenance, sehingga kesibukan saya sbg programmer lepas tidak terganggu.